Meme Joker yang sempat ramai di medsos, kini bergulir lagi dikasus class action banjir Jakarta 2020 (Ist)
Meme Joker yang sempat ramai di medsos, kini bergulir lagi dikasus class action banjir Jakarta 2020 (Ist)

Peristiwa banjir Jakarta, beberapa waktu lalu, terus mengalir. 

Setelah warga melakukan gugatan terhadap Gubernur Anies Baswedan, pihak pengadilan pun menggelar sidang class action banjir Jakarta, Selasa (3/2/2020).

Sidang perdana warga melalui perwakilan penggugat class action sayangnya tak berjalan mulus. 

Tiga perwakilan dari wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Barat, tak hadir.

Ketidakhadiran tiga perwakilan di pengadilan, menurut kuasa hukum penggugat, dikarenakan adanya intimidasi. 

"Perwakilan penggugat didatangi orang tidak dikenal lalu dicecar sejumlah pertanyaan. ada imbauan supaya mereka mencabut (gugatan, red). Jadi ada perasaan tertekan dari perwakilan anggota kelas itu sehingga ada yang belum berani untuk muncul," ucap Asas Tigor Nainggolan seperti dikutip dari tempo.co.

Ketidakhadiran tiga perwakilan penggugat yang disebut mendapat intimidasi itu pun ramai di dunia maya. 

Di Twitter, persoalan itu pun ramai diperbincangkan dan menjadi viral saat warganet mengusung tagar #JokerAncamPenggugatBanjir.

Tagar tersebut sampai Selasa (4/2/2020) telah diperbincangkan sebanyak 23,4 ribu warganet dan menjadi salah satu trending topic Twitter.

Tentunya tagar yang diusung itu pun dialamatkan kepada Anies Baswedan yang juga sempat ramai dikarenakan muncul meme Joker yang dialamatkan kepada Gubernur DKI Jakarta ini.
Akun @RizmaWi***** menciutkan, "Class Action Banjir Jakarta: 3 Orang Batal Bersaksi Karena Di’intimidasi. Cemen...mulai main intimidasi kpd warga korban banjir, orang mau menggugat malah diintimidasi. 

Satu kata LAWAN intimidasi yg dilakukan oleh orang2nya 4nies. #JokerAncamPenggugatBanjir," tulisnya, Selasa (4/2/2020) yang langsung menunjuk adanya keterlibatan orang-orang Anies dalam kasus itu.

Di kasus class action banjir Jakarta, perwakilan penggugat menurut akun @ind0day yang sudah disiapkan sebanyak 5 orang dalam persidangan.

Tapi, 3 perwakilan tak hadir karena diintimidasi, sehingga pengadilan pun menunda sidangnya.

"Sudah disiapkan 5 orang untuk mewakili dalam sidang perdana banjir, tapi ada 3 orang yang tidak hadir dalam sidang tersebut karn mendapatkan Intimidasi oleh si Joker, hal sprt ini tidak boleh dibiarkan, mari kita lambungkan tagar, gassken #JokerAncamPenggugatBanjir," cuitnya.

Intimidasi atas warganegara, menurut akun @Senada KadrunHunter99 bisa dijerat pidana, yaitu melalui Pasal 335 ayat (1) KUHP Jo Putusan MK No 1/PUU-XI/2013.

"[email protected]_Polri harus segera bertindak krn telah tjd intimidasi yg dilakukan oleh Pendukung Anies! #JokerAncamPenggugatBanjir,"cuitnya.

Satir atas peristiwa intimidasi ke tiga perwakilan penggugat itu dituliskan oleh @eko_kuntadhi, "Kasian amat nasib lu, tong. Sudah kebanjiran. Harta melayang. Sekarang diancam lagi...#JokerAncamPenggugatBanjir,"cuitnya.