Foto Dokumentasi MalangTIMES
Foto Dokumentasi MalangTIMES

Sebanyak 10.070 pelamar tercatat telah melakukan pendaftaran CPNS di Kota Malang. Mereka akan memperebutkan 335 formasi yang telah disiapkan melalui berbagai tahapan yang akan dilaksanakan pada Februari 2020 mendatang. Di antaranya adalah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Dari 10 ribu lebih pendaftar, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) mencatat ada tiga formasi yang paling banyak diminati. Posisi pertama adalah formasi Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa yang sampai pada pendaftaran terakhir telah diisi 2.372 pelamar. Sementara lowongan yang disediakan dalam bidang ini adalah 15 formasi.

Posisi terbanyak kedua adalah formasi bidan yang memiliki 582 pelamar. Sedangkan formasi yang disiapkan untuk pelaksana atau terampil bidan adalah 16 formasi. Selanjutnya di posisi ke tiga yang paling banyak diminati adalah Guru Matematika sebanyak 538 pelamar dari lima formasi yang ditetapkan. Artinya, persaingan ketat akan dihadapi oleh para pelamar yang mendaftarkan diri pada tiga posisi di atas.

Selain tiga posisi itu, posisi yang juga banyak diminati adalah Guru Kelas, Perawat, Pranata Komputer, Guru Agama Islam, Auditor, Pranata Hubungan Masyarakat, dan Operator Sistem Informasi Administrasi Kependudukan.

Sedangkan di posisi paling bontot atau yang paling tidak diminati para pelamar dalam CPNS Kota Malang adalah jabatan Pekerja Sosial yang hingga akhir masa pendaftaran tidak ada yang mengisi atau nol pelamar. Padahal, posisi itu menyiapkan empat kursi untuk diisi.

Selanjutnya untuk posisi Arsiparis dan Analisis Angkutan Darat masing-masing terdaftar satu pelamar dari kuota yang ditetapkan adalah satu kursi untuk masing-masing posisi. Selain itu, posisi Analis Manajemen Lantas, Okupansi Terapis, dan Paramedik Veteriner juga masuk kategori sepi peminat.

Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Malang, Setijoko menyampaikan, ada 10.517 nama yang mendaftarkan diri. Namun hanya sekitar 10.070 pelamar yang berhasil melakukan submit. Artinya, ada sekitar 400 nama yang tak berhasil ter-submit. Kemungkinan besar hal itu dikarenakan para pendaftar tak dapat melakukan submit lantaran masa pendaftaran telah habis.

Dia pun menyarankan agar para pendaftar yang berhasil submit untuk segera menyiapkan beberapa persyaratan. Di antaranya seperti akreditasi jurusan dan nilai IP pendaftar. Selain itu, bidang yang akan dilamar harus sesuai dengan ijazah yang dimiliki pelamar. Syarat itu sebagai langkah awal untuk menunjukkan jika pelamar telah memenuhi syarat.

"Kalau tidak sesuai maka akan masuk kategori tak memenuhi syarat. Hasilnya memenuhi syarat atau tidak akan diumumkan 12 Desember mendatang," jelasnya.