Bupati Jember saat menjelaskan tentang perekrutan Satgas kepada jamaah Malam Jumat Manis di Pendopo Pemkab Jember (foto: izza/ Izza JatimTIMES)

Bupati Jember saat menjelaskan tentang perekrutan Satgas kepada jamaah Malam Jumat Manis di Pendopo Pemkab Jember (foto: izza/ Izza JatimTIMES)



Pemerintah Kabupaten Jember membuka lowongan Satuan Tugas (Satgas) dengan berbagai satuan, diantaranya Satgas Duafa, Satgas Rumah Sehat, Satgas IKM, Satgas Sanitasi dan Satgas PKL.

Lowongan ini dibuka sejak 2 September lalu, dan untuk seleksi administrasi akan dilakukan pada Senin 16 September mendatang.

“Kami melakukan rekrutmen Satgas, karena untuk menjalankan program-program pemerintah sangat dibutuhkan, dan tidak cukup kalau hanya mengandalkan ASN, dan ini sudah menjadi kesepakatan bupati dan wakil bupati,” ujar Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR saat bertemu dengan sejumlah jamaah Malam Jumat Manis di Pendopo Wahyawibawa Graha Pemkab Jember Kamis (12/9/2019) malam.

Tugas dari satgas-satgas nanti adalah untuk membantu pendataan masalah-masalah yang ada di tengah masyarakat, dimana setiap desa akan diambil satu orang dengan berijazah minimal SMP. “Terpenting hatinya senang membantu orang, jujur, tidak pungli,” terangnya.

Bupati menjelaskan tentang tugas dari beberapa Satgas, misal Satgas Rumah Sehat, di sini mereka akan bertugas menyurvei rumah-rumah tidak layak huni. Petugas yang berjumlah satu tiap desa/kelurahan ini akan diajari cara melaporkan kondisi rumah tidak layak huni.

Begitu juga dengan Satgas IKM (Industri Kecil Menengah) tugasnya akan melakukan survei kebutuhan industri kecil dan menengah yang ada di masyarakat. Melalui data tersebut pemerintah dapat membantunya.

Untuk Satgas Kader Sanitasi tugasnya mendata penggunaan air bersih yang terdapat di masyarakat, pendataan kebutuhan jamban, urusan pembuangan sampah dan lainnya. “Pemkab Jember akan membenahi masalah sanitasi di tengah masyarakat,” jelasnya.

Sedangkan Satgas PKL bertugas mendata PKL. Satgas menjadi pendamping pedagang agar barang yang dijual laris, rombong menarik, dagangan bersih. Tugas Satgas PKL disinkronkan dengan program penataan pasar dan pembangunan alun-alun atau RTH (Ruang Terbuka Hijau).

“Yang direkrut bukan pegawai Pemerintah Kabupaten Jember, tetapi satgas yang menunjang program-program 22 Janji Kerja Bupati Faida dan Wabup Kiai Muqit untuk percepatan penyelesaian program-program untuk masyarakat,” terang bupati.

Selain lima satgas itu, bupati berencana membuat Satgas Stunting. Ini karena di Jember banyak bayi stunting. “Perlu pendampingan satgas ini, agar jumlah bayi stunting di Kabupaten Jember menurun,” pungkasnya. (*)

 


End of content

No more pages to load